cara menmeukan potensi terbaik anak
74 / 100 SEO Score
Potensi terbaik anak
Pict by Google.

1 . HOLA!

Hola! Bismillah. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Allahuma solli ala sayyidina Muhammad.

Saya yakin di dunia ini pasti banyak orang tua yang akan senang dan bahagia apabila anak-anaknya mengikuti jejak karir orang tua. Tetapi …..

Kita harus ingat bahwa setiap anak itu punya kecerdasan dan potensi terbaik mereka. Tugas kita sebagai orang tua adalah mengarahkan anak dan menjadi fasilitator anak kita untuk menemukan potensi terbaik mereka bukan memaksakan kehendak untuk menjadi seperti apa yang kita inginkan. Jika memang kita sebagai orang tua menginginkan anak mengikuti jejak karir kita caranya sangat mudah. Jadilah figur orang tua yang sangat kuat. Karena, figur orang tua yang kuat akan jadi role model bagi anak-anaknya tanpa kita minta. InsyaAllah saya yakin ketika figur kita sebagai orang tua kuat maka anak-anak ingin menjadi seperti kita. Ketika anak kagum pada orang tua itu secara otomatis dalam benak mereka akan berpikir. “Aku ingin jadi hebat seperti orang tuaku”

Potensi terbaik anak
Pict By google
Figur orang tua yang kuat berpengaruh pada anak yang kuat
Pict By Google.

Banyak yang menuntut orang lain menjadi bersih dan wangi tapi lupa bercermin, betapa kotor dan bau tubuhnya karena penuh dengan lumpur.

Jika ingin orang lain menjadi bersih dan wangi. Maka, hal pertama yang harus dilakukan adalah jadikan dirimu bersih dan wangi terlebih dahulu.

Litadelapan

2 . SETIAP ANAK ITU CERDAS!

JANGAN GADAIKAN POTENSI TERBAIK ANAK DENGAN EGOMU, WAHAI ORANG TUA. Litadelapan

Setiap anak itu cerdas. Nggak percaya? Oke, begini.

Si A susah memahami materi ajar sampai mulut gurunya berbusa untuk mengajarinya. Tapi, tetap aja si A ini tidak memahami materi.

Si B nggak pernah menghiraukan gurunya mengajar atau ketika orang tuanya berbicara. Biasanya loncat sana, sini. Berlarian kesana kemari.

Jika kita amati, umumnya anggapan anak tidak cerdas itu berkaitan dengan :

  • Susah memahami sebuah pengetahuan.
  • Perilaku yang dianggap terlalu aktif atau sebagainya.
  • Cedera otak dengan label [Maaf] anak berkebutuhan khusus], dll.

Faktanya, banyak anak yang dengan mudah kita kategorikan tidak cerdas. Mungkin, dengan cepat sekali melihat ketidakmampuan anak kita daripada kemampuannya.

Sekarang saya ingin bertanya.

3 . FAKTA atau HOAX.

JANGAN GADAIKAN POTENSI TERBAIK ANAK DENGAN EGOMU, WAHAI ORANG TUA. Litadelapan
Pict By Google.

*Maaf sebelumnya.

  1. Zaman dulu – sekarang. Siswa yang pandai pelajaran science (Matematika, Fisika, Kimia) selalu di agung-agungkan karena dicap pandai. Sedangkan, yang lemah dalam mata pelajaran science dicap bodoh.
  2. Siswa yang pandai berbicara terlebih multi bahasa. Dia menguasai banyak bahasa dunia juga di agung-agungkan sebab dicap pandai. Sedangkan, yang lemah dalam bahasa dicap bodoh.

Masa gitu aja nggak bisa???

JANGAN GADAIKAN POTENSI TERBAIK ANAK DENGAN EGOMU, WAHAI ORANG TUA. Litadelapan
Pict By Google.

Perlu kita ketahui bahwa hal-hal seperti ini hanya akan mematikan potensi anak kita. Kita terlalu fokus pada sedikit kelemahan mereka dan lupa betapa banyak kelebihan yang Allah titipkan pada mereka. Mereka akan merasa jadi bodoh dan nggak bisa apa-apa karena kita hanya melihat kelemahan mereka. Dan akhirnya, kita sendirilah yang jadi pembunuh potensi terbaik mereka. Padahal, tiap anak itu cerdas dan punya potensinya masing-masing. (Kalau kita sadar akan hal itu) Cerdas nggak melulu tentang science dan bahasa pun demikian disiplin ilmu lainnya. Ada banyak sekali kecerdasan. Dan, kalau kita arahkan, kita fasilitasi maka insyaallah mereka akan temukan potensi terbaiknya dan jadi expert di bidangnya. Bukan menjadi abal-abal.

MENDEFINISKAN KEMBALI MAKNA KECERDASAN

Menurut Prof. Howard Gardner dalam bukunya Multiple Intellegences, kecerdasan seseorang tidak dapat diwakili oleh angka-angka atau hasil tes standar. Kecerdasan bersumber dari kebiasaan (habit), yakni perilaku yang cenderung diulang-ulang.

Definisi Kecerdasan
Pict By Google.

Potensi terbaik Elang adalah Terbang.

Potensi terbaik Ikan adalah Berenang.

Jika Elang kita paksa untuk berenang bersama ikan. Tentu, dia akan terlihat bodoh. Mungkin Elang akan bisa berenang. Tetapi, berenangnya hanya sekadar berenang dan Elang hanya akan berenang di pinggir kolam dan tidak akan berkembang. Dia akan selalu kalah dengan Ikan. [Ini sudah jelas]

Tapi, kalau Elang kita minta untuk terbang. Dia akan terbang tinggi melampaui tak terbatas menembus cakrawala. Dia akan selalu berkembang dan jadi bintang karena menemukan dan terus menggali potensi terbaiknya!

Pun demikian dengan anak-anak kita jika kita sebagai orang tua/guru mengarahkan anak-anak kita untuk menemukan dan mendapatkan potensi terbaiknya Insyaallah mereka akan jadi terbaik dan akan terus berkembang, terbang tinggi, melampaui tak terbatas.

Tidak mudah menemukan kecerdasan dan kondisi terbaiknya. JK Rowling sebelum menjadi penulis terkenal, sempat berprofesi guru, tetapi gagal.

Saya ingin semua orang tua dan guru punya satu pemahaman bahwasanya daftar panjang atas ketidakmampuan anak-anak kita itu adalah suatu HAMBATAN bukan TIDAK CERDAS.

Hambatan yang dimaksud di sini adalah hambatan untuk belajar, kesulitan memahami sebuah informasi.

4 . ADA 2 HAL UTAMA HAMBATAN BELAJAR :

  1. Hambatan Belajar Internal : Disebabkan oleh cidera otak dan dibuktikan secara medis, semisal autis, down syndrome.
  2. Hambatan Belajar Eksternal : Umumnya disebabkan karena stimulus yang tidak tepat oleh pemberi informasi kepada penerima informasi. jika ada anak yang susah memahami suatu pengetahuan, sedangkan secara fisik otaknya sehat. Maka, yang bermasalah adalah si pemberi informasi tersebut. Dalam hal ini, guru atau orang tua yang belum mampu memberikan stimulus yang tepat pada anak tersebut.

JAWAB JUJUR. PERNAHKAH ANDA…. [Simak cerita di bawah ini]

Multiple Intellegences
Pict By Google.

Pernahkah anda merasakan sewaktu SD suka dan pandai dalam matematika. Tetapi, ketika memasuki jenjang SMP dan SMA anda tidak menyukai dan mengalami kesulitan belajar terhadap mata pelajaran matematika atau mungkin ketika anda masih SMP anda sangat senang dan pandai dalam mata pelajaran fisika tetapi ketika anda memasuki jenjang SMA anda menjadi tidak suka dan mengalami kesulitan belajar mata pelajaran fisika?

Ketidaksukaan dan kesulitan belajar itu bukan berarti anda bodoh. Anda cerdas. Dan sangat cerdas. Hal ini merupakan hambatan belajar eksternal di mana guru atau orang tua belum mampu memberikan stimulus yanng tepat pada anak tersebut.

Jika stimulus yang diberikan tepat maka InsyaAllah mata pelajaran apapun itu anak akan mudah mengerti dan menerima informasi dari guru atau orang tua.

Lalu, pertanyaannya adalah bagaimana cara memberikan stimulus yang tepat pada anak agar anak mudah mengerti, menerima informasi dan dapat menemukan potensi terbaiknya?

Multiple Intellegences Research Jawabannya.

Klik Link Untuk Tes Multiple Intellegences Research

5 . MULTIPLE INTELLEGENCES

Teori Multiple Intellegences adalah teori kecerdasan yang ditemukan oleh Prof. Howard Gardner seorang Psikolog Modern dari Harvard University pada tahun 1983.

Multiple Intellegences
Pict By Google.

Teori Multiple Intellegences pada awalnya cukup kontroversi ya sebab mengubah paradigma tentang definisi kecerdasan yang sebelumnya mengukur kecerdasan anak menggunakan [Tes IQ] yang hasilnya berbentuk angka mental IQ seseorang. Kecerdasan anak itu banyak dan tidak tunggal tidak hanya di dapat dari hasil tes IQ berupa angka semata. Namun, kecerdasan itu berhubungan erat dengan kebiasaan anak kita. Ada 2 kebiasaan yang dominan yang berkaitan dengan kecerdasan anak yaitu:

  1. Kebiasaan anak kita untuk menciptakan produk baru yang punya nilai budaya atau kreativitas.
  2. Kebiasaan anak kita menyelesaikan masalahnya atau problem solving.

6 . KECERDASAN ITU MULTI-DIMENSI

Zaman dulu, anak cerdas selalu diidentikkan dengan pandai berbicara. Sekarang, anak cerdas sudah berkembang. Menurut Howard Gardner dalam bukunya Multiple Intellegences , kecerdasan manusia itu tidak tunggal, tetapi beragam, majemuk. Teori kecerdasan multiple intellegences, secara umum ada 8, yakni :

JANGAN GADAIKAN POTENSI TERBAIK ANAK DENGAN EGOMU, WAHAI ORANG TUA. Litadelapan
Pict By Google.
NOMORGAMBARKETERANGAN
1Kecerdasan bahasaLinguistik
(Bahasa)
2Matematis-logisMatematika-logis
(Angka dan Logika)
3Spasial-visualSpasial-visual
(Gambar dan Ruang)
4MusikalMusikal
(Musik)
5KinestetisKinestetis
(Bergerak)
6Kecerdasan InterpersonalInterpersonal
(Pandai bergaul)
7Kecerdasan IntrapersonalIntrapersonal
(Diri)
8Kecerdasan NaturalisNaturalis

1 . LINGUISTIK (BAHASA)

Kecerdasan majemuk verbal-linguistik melibatkan kemampuan berbahasa melalui membaca, menulis, berbicara, memahami urutan dan makna dari kata-kata, serta menggunakan bahasa dengan benar. Anak yang memiliki kecerdasan ini kuat dalam bidang bahasa, mudah mengingat informasi verbal dan tertulis, suka menulis dan membaca, jago debat dan pidato, suka melontarkan humor, dan bisa menjelaskan sesuatu dengan baik.

Anda dapat merangsang kecerdasan majemuk ini pada anak dengan membacakan dongeng, mengajarkan kata-kata baru, meminta Si Kecil mengarang cerita, menulis dan membacakan puisi, menulis buku harian, atau berbincang tentang apa yang ia lakukan di sekolah.

2 . MATEMATIKA-LOGIS (ANGKA DAN LOGIKA)

Kecerdasan dalam mengolah angka, matematika, dan logika untuk menemukan dan memahami berbagai pola, seperti pola pikir, pola visual, pola jumlah, atau pola warna. Untuk memicu kecerdasan logis-matematis pada buah hati, latih Si Kecil dengan permainan analisis, berhitung, pergi ke museum ilmu pengetahuan dan sains, misalnya planetarium.

3 . SPASIAL VISUAL (GAMBAR DAN RUANG)

Anak dengan tipe kecerdasan majemuk ini mengandalkan imajinasi dan senang dengan bentuk, gambar, pola, desain, serta tekstur. Kemampuan spasial-visual Si Kecil dapat diasah dengan menggambar, melukis, membangun sesuatu, bermain warna, bermain puzzle, dan bermain lilin-lilinan. Kemampuan spasial-visual dimiliki oleh arsitek, pelukis, seniman, dan desainer. Penelitian menunjukkan bahwa, anak yang dilatih untuk mengembangkan spasial-visual memiliki kemampuan mengingat (memori) dan penalaran logika yang baik.

4 . MUSIKAL (MUSIK)

Tidak hanya dapat memainkan alat musik atau mendengarkan lagu. Mereka yang memiliki kecerdasan ini juga mampu memahami dan membuat melodi, irama, nada, vibrasi, suara, dan ketukan menjadi sebuah musik. Kecerdasan musikal dapat diasah dengan memberi anak berbagai pilihan jenis musik, menganalisis perbedaan suara orang dalam berbicara, mendengarkan suara alam, atau bermain menciptakan lagu.

5 . KINESTETIS (BERGERAK)

Kecerdasan ini melibatkan kemampuan dalam koordinasi anggota tubuh dan keseimbangan. Anak yang memiliki kecerdasan ini senang melakukan berbagai aktivitas fisik, seperti naik sepeda, menari, atau olahraga. Ia juga mungkin merasa sulit duduk diam dalam waktu lama dan mudah bosan. Anda dapat membantu mengajari kecakapan ini dengan memasukkannya ke dalam les tari, klub olahraga, bermain lempar dan tangkap benda, menjaga keseimbangan saat berjalan, atau bermain teater.

6 . INTERPERSONAL (BERGAUL)

Selain intrapersonal, kecerdasan interpersonal atau keterampilan sosial juga diperlukan. Kecakapan ini merupakan kemampuan untuk bermasyarakat serta memahami dan berinteraksi dengan orang lain. Mereka yang mempunyai kecerdasan ini mampu bekerja, berinteraksi, dan berhubungan dengan orang lain, suka bekerja sebagai tim, memiliki banyak teman, menunjukkan empati kepada orang lain, sensitif terhadap perasaan dan ide-ide orang lain, memediasi konflik, dan mengemukakan kompromi.
Kecerdasan interpersonal pada anak dapat diasah dengan mengajak anak bermain dengan teman sebaya, mengunjungi acara komunitas, dan pertemuan sosial.

7 . INTRAPERSONAL (DIRI)

Ini merupakan kecerdasan introspektif di mana Si Kecil mampu memahami diri sendiri, mengetahui kekuatan, kelemahan, dan motivasi diri. Jika kecerdasan ini menonjol pada diri anak, dia bijaksana dan bisa mengendalikan keinginan serta perilakunya, juga mampu membuat rencana dan keputusan. Kecerdasan ini dimiliki oleh penulis, ilmuwan, dan filsuf.

8 . NATURALIS

Ini adalah kemampuan untuk mengenali dan mengkategorikan tanaman, hewan, dan benda-benda lain di alam, serta tertarik mempelajari spesies makhluk hidup. Kecerdasan majemuk naturalis pada anak dapat dipupuk dengan mengajarkannya nama-nama hewan, tanaman, alam semesta; mengoleksi serangga, daun, batu, atau kerang; mengajak anak ke alam terbuka; mengamati hewan-hewan; dan memelihara binatang peliharaan.


Bagi Multiple Intellegences tidak ada orang bodoh di dunia ini karena setiap orang punya potensi terbaiknya. Nggak percaya? Saya beri 3 contoh orang hebat di dunia.

JANGAN GADAIKAN POTENSI TERBAIK ANAK DENGAN EGOMU, WAHAI ORANG TUA. Litadelapan
Pict By Google.
BILL GATES

Kecerdasan yang diasah adalah Logis matematis. Kondisi akhir terbaiknya adalah dia mendirikan perusahaan Microsoft dan jadi orang terkaya di bumi. Padahal, siapa sangka dia mengalami disleksia. ๐Ÿ˜€

JANGAN GADAIKAN POTENSI TERBAIK ANAK DENGAN EGOMU, WAHAI ORANG TUA. Litadelapan
Pict By Google.
AGATHA CHRISTIE.

Kecerdasan yang diasah adalah Linguistik. Kondisi akhir terbaiknya adalah penulis novel misteri dari Inggris yang sukses. Siapa sangka dia didiagnosis mengalami learning disability, sangat lambat menerima pelajaran. ๐Ÿ˜€

JANGAN GADAIKAN POTENSI TERBAIK ANAK DENGAN EGOMU, WAHAI ORANG TUA. Litadelapan
Pict By Google.
HELEN KELLER

Kecerdasan yang diasah adalah Intrapersonal. Kondisi akhir terbaik Peraih Honorary University Degrees Women’s Hall of Fame, The Presidential Medal of Freedom, The Lions Humanitarian Award, bahkan kisah hidupnya meraih 2 piala Oscar. Siapa sangka dia buta, tuli dan bisu sejak kecil. ๐Ÿ˜€

Mereka hanya 3 contoh dari sekian banyak manusia di belahan dunia yang berhasil mengembang kecerdasan, menemukan potensi terbaiknya dan punya manfaat untuk orang banyak.

JANGAN GADAIKAN POTENSI TERBAIK ANAK DENGAN EGOMU, WAHAI ORANG TUA. Litadelapan
Pict By Google.

Maka, pahamilah bahwa…

SETIAP ANAK ITU CERDAS!

MEREKA AKAN MENEMUKAN POTENSI TERBAIK MEREKA JIKA KITA TAHU RAHASIANYA!

Multiple Intellegences Research, jawabannya. ๐Ÿ™‚

Multiple Intellegences menyarankan kepada kita untuk mempromosikan kemampuan atau kelebihan seorang anak dan mengubur ketidakmampuan atau kelemahan anak.

7 . TES MULTIPLE INTELLEGENCES

Klik Link Untuk Tes Multiple Intellegences Research

8 . FEEDBACK

JANGAN GADAIKAN POTENSI TERBAIK ANAK DENGAN EGOMU, WAHAI ORANG TUA. Litadelapan
Pict By Google.

Untuk partisipasi silakan berikan komentar atau pun pertanyaan mengenai artikel di atas melalui kolom komentar yang tersedia di bawah ini. Jangan lupa berikan review dan rate anda untuk blog ini ya :). Klik link REVIEW BLOG LITADELAPAN. Terima kasih. Semoga bermanfaat.

INFO LEBIH LANJUT. SILAKAN KONTAK :

BACA JUGA :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Hola!
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ada yang bisa saya bantu?

Silakan tinggalkan pesan dan mohon menunggu beberapa saat.